Ini Dia 5 Ciri Pemimpin Sejati

Ini Dia 5 Ciri Pemimpin Sejati – Pada artikel motivasi kali ini saya akan bahas mengenai ‘pemimpin sejati’. Mengapa setiap pemimpin sejati dicintai banyak orang?


Karena ia menjadikan hidupnya bermanfaat untuk sesama.


Ia melihat jabatannya bukan sebagai kekuasaan, tetapi kesempatan melakukan perubahan.


Berusaha mengangkat harkat dan derajat hidup orang-orang disekitarnya tanpa kenal putus asa.


Menjunjung tinggi integritas dalam hidupnya, dengan cara selalu berusaha melakukan sesuatu dengan benar meski tak seorangpun melihatnya.


Setiap diri kita bisa menjadi pemimpin sejati.


Hanya saja untuk menjadi pemimpin sejati, syarat berikut ini yang wajib kita penuhi.


Pertama, niat yang baik.


Yang dimaksud dengan niat yang baik disini adalah niat untuk melakukan perubahan yang lebih baik, bukan mengeruk keuntungan dengan lebih baik, bukan mengeruk keuntungan dengan lebih baik.


Disetiap niat baik, ada usaha yang baik, dukungan yang baik serta hasil yang baik.


Setiap niat baik itu memudahkan langkah dalam meraih tujuan yang baik.

 

Tanpa kenal lelah, apalagi putus asa!


Sebagai manusia dasar hidup kita adalah niat yang baik.


Niat baik inilah yang menuntun hati dan pikiran kita untuk melangkah dan bersikap baik.


Mau menjadi manusia seperti apakah kita nantinya, tergantung pada niat kita yang sebenarnya.


Semakin baik niat kita, semakin mudah kita mengambil langkah.


Kedua, jujur, tanggung jawab, peduli dan menghormati perbedaan.


Pemimpin sejati pantang mengambil hak orang lain atau lebih dikenal dengan korupsi.


Karena ini berarti ia bertentangan dengan syarat pertama, niat baik.


Begitu juga tanggung jawab.


Pemimpin yang bertanggung jawab selalu berusaha melakukan apa yang ia ucapakan.


Ia sangat malu hati jika tidak melakukan apa yang telah ia janjikan.


Pun rasa peduli, setiap pemimpin sejati sudah pasti memiliki rasa peduli pada orang- orang yang ia pimpin.


Ia berteguh hati mengubah kondisi menjadi lebih baik lagi.


Ketiga, menjaga kepercayaan.


Meski memiliki jabatan, pemimpin sejati ini tidak mau menyalahgunakan kekuasaannya dengan semena-mena, karena ia merasa sangat dipercaya.


Antara kepercayaan & kekuasaan itu bedanya sangat tipis, hanya 4 huruf yaitu niat.


Pemimpin sejati karena berniat baik, melihat kepercayaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki kondisi, melakukan perubahan sekaligus mengangkat harkat dan derajat hidup orang lain.


Tak kenal kata menyerah apalagi putus asa, khususnya dalam usahanya mengubah kondisi menjadi lebih baik lagi.


Pemimpin sejati sangat memegang teguh janjinya.


Bisa diandalkan oleh orang-orang yang dipimpinnya.


Dan berani melindungi orang-orang yang dipimpinnya.


Sebaliknya!


Pemimpin dengan niat buruk, melihat kepercayaan sebagai kekuasaan untuk memenuhi ambisi pribadinya.


Dan berakibat memperburuk kondisi.


Bukan mengangkat harkat dan derajat orang lain, justru menurunkan harkat dan derajat orang lain.


Pemimpin yang berniat buruk, sudah pasti mengingkari setiap janjinya.


Baginya, setiap janji adalah topeng untuk dirinya yang dipenuhi keserakahan duniawai.


Yang jelas ia tidak bisa diandalkan.


Ya karena ia tidak peduli dengan perbaikan kondisi yang telah ia janjikan beribu kali.


Apalagi melindungi orang-orang yang dipimpinnya?


Ia sama sekali tidak mempunyai niat untuk melakukan hal itu.


Satu-satunya yang ia pedulikan hanyalah melindungi setiap jabatan, kekuasaan & kekayaan yang ia miliki.


Selebihnya, ia tak peduli lagi.


Keempat, pemimpin sejati wajib tulus dan tegas.

 

Group of people holding heart cards in raised hands


Pemimpin sejati itu berhati tulus.


Tidak berharap untuk dibalas kembali.


Ia juga bersikap tegas.


Berani berkata tidak pada setiap keburukan dan ya pada setiap kebaikan.


Mengatakan yang benar itu benar dan yang salah tetap salah.


Artinya jika ia tahu ada penyelewengan jabatan dan kepercayaan, maka ia bersikap tegas.


Tegas itu sangat berbeda dengan kejam lho.


Pemimpin yang tegas itu melakukan apa yang harus dilakukan.


Tidak ada sedikitpun niat untuk menyakiti apalagi menindas pihak lain.


Baginya yang terpenting adalah menegakkan kebenaran demi memberi manfaat kepada banyak orang.


Sementara itu pemimpin yang kejam cenderung melakukan apapun selama keinginannya terpenuhi.


Ia tak peduli apakah tindakannya itu benar ataupun salah.


Ia juga tega menyakiti atau menindas orang lain.


Karena yang terpenting ambisi pribadinya bisa tercapai.


Kelima, menghargai dan pembelajar sejati.


Setiap pemimpin sejati tahu betul cara menghargai anggotanya.


Atas setiap support mereka yang turut berusaha meraih tujuan bersama.


Ia pun tahu cara menghargai orang-orang yang berbeda pendapat dengannya.


Baginya setiap perbedaan itu indah selama tujuannya baik.


Tidak untuk saling menjatuhkan apalagi mencelakakan.


Pemimpin sejati tidak merasa dirinya yang paling benar.


Ia mau mendengar pendapat, ide maupun masukan dari berbagai kalangan tanpa memandang tingkat jabatan. 


Setiap pemimpin sejati itu pembelajar sejati lho.


Ia senang sekali mempelajari hal baru.


Melakukan sesuatu yang baru dan mengajak orang-orang yang dipimpinnya untuk melakukan hal baru bersama-sama.


Nah dari ke-5 ciri-ciri pemimpin sejati di atas, mana saja yang telah Anda miliki?


Saatnya berbenah diri demi menjadi seorang pemimpin sejati.

Ingin menigkatkan leadership skill & manajemen Anda sebagai pemimpin? Ikuti program training leadership Indonesia di 2018 ini

Related Post

Leave us a reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.